HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.

Monitor24jam

sponsor

sponsor

Find Us On Facebook

Iklan


Olahraga

Featured Video

Daerah

Politik & Hukum

Pendidikan & Budaya

Comments

Kriminal

Iklan


Nasional

Header Ads

Author

Pages

Popular Post

Kepala Dinas Perijinan Pematang Siantar " Tidak ada izinnya itu " Untuk Permainan Game Tembak Ikan

By On Juli 17, 2019


Pematangsiantar,-Monitor24jam
Ada yang aneh digedung milik PT KAI Setasiun Pematangsiantar,dijalan Kartini Bawah,tempat tersebut saat ini dirubah fungsinya menjadi tempat permainan ketangkasan tembak ikan dan permainan online beraroma judi bernama GOLDEN, permainan ketangkasan tersebut bisa exsis 24 jam setiap harinya walau tidak memiliki ijin dari Pemko pematangsiantar,GOLDEN exsis layaknya usaha legal,GOLDEN yang di miliki oleh pengusaha dari Medan tersebut saat ini menguji kinerja Kepolisian dan Dinas Perijinan Pematangsiantar benarkah hukum tidak tebang pilih.

                                          Ilustrasi

Seperti di jelaskan oleh taufik warga Siantar,"Permainan Ketangkasan GOLDEN di gedung PT KAI Pematangsiantar katanya pemiliknya orang Medan dan pengelola orang siantar namanya A K,semua Pekerjanya juga orang medan mulai dari kasir, tukang isi poin hingga teknisi mesin.

Sesuai ketentuan Pasal 303 KUHP, setiap permainan yang kemungkinan untuk mendapatkan keuntungannya adalah bergantung pada peruntungan atau kemahiran pemain dan melibatkan pertaruhan di dalamnya, maka perbuatan tersebut adalah judi,dalam hal ini, jika permainan ketangkasan tersebut melibatkan pertaruhan, maka termasuk judi.

Mardiana Kepala Dinas Perijinan Pematangsiantar (16/07/19) mengatakan bahwa permainan ketangkasan tembak ikan di gedung PT KAI jalan kartini bawa tidak memiliki ijin bahkan dirinyapun baru tau,"Tidak ada izinnya itu,Malah aku baru tau," ungkapnya.

Menurut Kapolresta Pematang Siantar AKBP Herbertus Ompungsunggu saat dikonfimasi melalui whats app mengatakan,"ok kita cek " singkatnya.

GOLDEN exsis layaknya usaha legal,GOLDEN yang di miliki oleh pengusaha dari Medan tersebut saat ini menguji kinerja Kepolisian dan Dinas Perijinan Pematangsiantar benarkah hukum tidak tebang pilih.(Bm)

Pemeliharaan Berkala Jalan Dan Jembatan,DAK kota Tebingtinggi 2019 Menuai kritik

By On Juli 17, 2019

Tebingtinggi Monitor 24 jam

Peningkatan jalan (pelapisan ulang/overlay)di beberapa titik ruas jalan kota Tebingtinggi, yang dikerjakan Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR)Kota Tebingtinggi, menuai kritik di kalangan masyarakat. 

Pengerjaan pelapisan ulang/Overlay yang menggunakan Dana Alokasi khusus ( DAK) 2019 kota Tebingtinggi yang berjumlah miliyaran rupiah, dilaksanakan rekanan Dinas terkait, menjadi cibiran masyarakat sekitar, terkait kualitas dan kuantitas mutu pelaksanaan nya.
ES(47) warga kota Tebingtinggi yang kerap melintas di jalan Thamrin, salah satu titik peningkatan jalan yang baru beberapa hari selesai, mengatakan kepada media, Rabu(17/07/2019) kalau pekerjaan peningkatan jalan oleh rekanan PUPR kota Tebingtinggi harus di kroscek, karena yang saya lihat masih ada yang bergelombang, dan di beberapa titik terlihat  kasar, dan tidak standar" diduga tidak sesuai spesifikasi" jelas nya ES.

Penelusuran awak media Rabu (17/07) terlihat di lokasi seputaran jalan Tambrin kalau pekerjaan di beberapa titik, terlihat kasar dan bekas lobang yang sudah ditutup kembali dan  sambungan jalan tidak rapi.

Sampai berita ini dirilis, pihak awak media belum dapat mengkonfirmasi, pihak terkait, kepala Bidang  tidak berada di kantor.(JOC 03)

Gudang PJ KAI disinyalir Menjadi Gelanggang Perjudian Tembak Ikan

By On Juli 14, 2019


Siantar,- Monitor24jam
Gudang milik PJ KAI yang selama ini terlantar dan tak terawat dengan baik, mulai direhab dan menjadi gelanggang permainan ketangkasan tembak ikan.

 Tempat yang diduga untuk pemainan ketangkasan 

Gedung milik PJ KAI tersebut, sebelumnya hanya digunakan sebagai gudang oleh pengusaha panglong maupun pengusaha Funiture kota pematangsiantar kini disulap menjadi gelanggang permainan ketangkasan   tembak ikan dijalan kartini bawah mulai menuai masalah.

Pasalnya  gudang PJKAI yang juga merupakan aset  milik negara itu telah dialih fungsikan atau diubah fungsinya menjadi gelanggang permainan ketangkasan, diketahui permainan tersebut diduga beraroma judi.

Lokasi yang dikelola oleh pengusaha Golden ternyata telah beroperasi sekitar 1 minggu lalu dan buka 24 jam.Dari hasil pantuan dan investigasi begitu juga konfirmasi terhadap beberapa orang pengunjung yang tak mau disebutkan inisialnya minggu (14/07/19) mengatakan, bahwa ditempat tersebut selain permainan tembak ikan juga menyediakan permainan online seperti mikeymouse, dadu kocok, rolette dan lainnya.“Kalau online pemain harus mengisi uang (saldo) ke salah satu situs yang sudah ditentukan pihak pengelola kepada para pemain,dan andai pemain menang bisa langsung dicairkan pihak pengelola (kasir)”, ujarnya.

Dia juga menambahkan “ Kalau pekerjanya sepertinya sudah professional, langsung paham dan mengerti kalau kita menang dan mau mencairkan, kalau potongannya sudah pasti ada. Setiap pencairan kita dikenakan potongan sebesar 5% dari jumlah hadiah yang kita terima,”ungkapnya.

Sementara Kadiv humas polda sumatera utara, saat dikonfirmasi terkait adanya lokasi judi berkedok gelanggang permainan, melalui pesan whatsapp begitu juga dengan kapolresta pematang siantar AKBP Heribertu Ompusunggu SIK,MSi , hingga berita ini dilansir belum ada jawaban.(BI)

Urus SIM Di Satlantas Tebingtinggi Mudah

By On Juli 10, 2019




Monitor24Jam.com
Tebingtinggi - pengurusan dan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM)  di Satuan Lalu Lintas Polres Tebingtinggi, dikawasan Jalan Langsat Tebingtinggi terduga minus praktek uji.

Dari pantauan awak media, Rabu (10/7/2019)  terlihat cukup ramai warga yang akan membuat atau memperpanjang SIM.

Seorang warga yang menunggu antrian di tempat pelayanan pengurusan surat ijin mengemudi (SIM) kantor Sat Lantas Polres Tebingtinggi berhasil di mintai keterangannya pada awak media keberadaanya ingin mengurus perpanjangan SIM dan mengaku tidak memerlukan waktu lama.

" Tidak lama kok bang,  untuk mengurus perpanjangan SIM hanya 1 jam selesai " ujar sumber yg tidak bersedia indentitasnya dimuat.

Sementara ditempat yang sama salah seorang yang kemungkinan mengurus SIM baru ketika di tanya terkait proses mendapatkan SIM, tidak mau berkomentar.

Antusias warga pemohon surat ijin mengemudi ( SIM ), persis pada Rabu (10/06) terlihat media mengantri di ruang tunggu pelayanan SIM Satlantas Polres Tebingtinggi,  menunggu  panggilan petugas untuk diproses.


Sementara tempat praktek pengujian surat ijin mengemudi(sim) justru terpantau  lengang dari aktifitas uji praktek, juga terlihat mobil praktek uji SIM yang teronggok rapi di tempat parkir



Ketika awak media mencoba untuk mengkomfirmasi Kasat Lantas,via jejaring sosial AKP E Tarigan, menjawab
Kalau "kalau praktek teori tetap kita jalan kan pak, praktek lapangan kita jalankan juga pak, kalau perpanjangan gak uji praktek cukup bawa surat sehat dari dokter, balas nya.


Ahir akhir ini banyak nya penggunaan jalan di tebingtinggi yang masih mengantongi surat ijin mengemudi yang sudah kadaluarsa dan pengguna kendaraan yang tidak memiliki surat ijin mengemudi, acap kali berselisih paham dan membuka peluang kepada petugas yang nakal, untuk melakukan peraktek yang kurang terpuji, Dengan memperlancar dan mempermudah proses pengurusan SIM diharapkan tingkat kedisiplinan warga dan kelengkapan surat menyurat dalam berlalu lintas semangkin baik.
(tim joc).

Warga Jalan Darat Gantung Diri Di Kamar  Mandi

By On Juli 09, 2019


Tebingtinggi,-Monitor24jam
Warga Jalan Darat,Lingkungan 1,Kelurahan Satria,Kecamatan Padang Hilir Kota Tebingtinggi,selasa pagi (9/7)sekitar pukul 07:30 Wib,di gegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria bernama Arif Fani (28) tergantung di dalam kamar mandi,dugaan sementara korban nekat gantung diri karena pelaku sebelum meninggal korban sempat merampok di rumah milik Feni.

Korban Arif Fani adalah anak ke 2 dari 4 bersaudara pasangan dari Bapak Ali (50)dengan Ibu Rubiaty (48).warga Jalan Darat,Kelurahan Satria,Kecamatan Padang Hilir.

Penemuan korban pertama kali di ketahui saksi Susi (42),warga Jalan Yos Sudarso,Kelurahan Lalang Kota Tebingtinggi,pagi itu sekitar pukul 07:00 Wib,saksi mendatangi rumah korban untuk menemui ibu korban,setiba di depan rumah korban saksi langsung memanggil- manggil ibu korban,karena panggilan saksi tidak ada sambutan dari pemilik rumah,saksi langsung masuk kedalam rumah korban,sesampai di dalam rumah karena saksi kebelet hendak mau buang air besar,saksi langsung menujuh kamar mandi,sesampai di depan pintu kamar mandi saksi curiga melihat pintu kamar mandi tertutup rapat,untuk memastikan ada orang di dalam kamar mandi saksi sempat mengatakan''Siapa Didalam''karena tidak ada jawaban saksi yang sudah tebelet mau buang air besar langsung mendobrak pintu kamar mandi,setelah pintu kamar mandi terbuka saksi terkejut melihat sesosok manusia tergantung di atas bak mandi.

Merasa ketakutan saksi pun langsung keluar rumah sambil berteriak minta tolong kepada warga sekitar.

Mendengar adanya teriakan minta tolong, ibu korban yang pada saat itu sedang berada rumah tetangganya langsung keluar dan mendatangi rumahnya,setelah mendengar laporan saksi bahwa ada sesosok mayat pria yang  tergantung di kamar mandi,ibu korban Rubiaty (48) langsung masuk kedalam rumah untuk melihat kekamar mandi.

Setiba di depan pintu kamar mandi ibu korban terkejut melihat sesosok mayat yang tergantung ternyata anak kandungnya sendiri.

Kapolsek Padang Hilir AKP Davit Sinaga kepada wartawan mengatakan,kejadian ini di ketahui setelah adanya laporan dari warga  setempat,bahwa di jalan Darat,Kelurahan Satria,Kecamatan Padang Hilir,ada seorang pria gantung diri.

Untuk memastikan petugas dari polsek Padang Hilir bersama tim INAFIS Polres Tebingtinggi langsung terjun ke lokasi,sesampai di lokasi petugas dan tim INAFIS langsung melakukan olah TKP untuk mengambil sidik jari korban dan langsung mengevakuasi jasad korban yang masih tergantung di atas plapon dengan  mengunakan tali pinggang berwarna hitam.

Kapolsek menambahkan,kejadian ini korban murni gantung diri,saat di tanyai wartawan di lokasi  terkait adanya perampokan di depan rumah korban sebelum kejadian,kapolsek mengatakan,setelah mendapatkan keterangan dan ciri-ciri pelaku dari korban perampokan Feni (41),ada kaitanya dengan pelaku korban gantung diri ini,sebab di wajah dan di badan korban ada di temukan bekas pukulan yang di lakukan oleh korban perampokan.

Untuk memastikan korban gantung diri ini terlibat  dengan kejadian perampokan,maka petugas masih melakukan penyelidikan dan periksaan saksi-saksi.Ujar Davit Sinaga.

Untuk sementara jasad korban di bawa ke  RSU.Kumpulan Panel Kota Tebingtinggi,guna untuk dilakukan otopsi,dan sebagai barang bukti petugas juga  mengamankan 1 buah tali pinggang yang di duga di gunakan korban untuk menghabisi nyawanya.(007 )

Nekat Mencuri di Kampung Sendiri, Warga Bakung Ilir Ditangkap Polisi

By On Juli 08, 2019


Lampung,-Monitor24jam
Polsek Dente Teladas bersama Tekab 308 Polres Tulang Bawang berhasil menangkap ES (25), yang merupakan pelaku curat (pencurian dengan pemberatan) di kampungnya sendiri.

Kapolsek Dente Teladas AKP Rohmadi, SH mewakili Kapolres Tulang Bawang AKBP Syaiful Wahyudi, SIK, MH mengatakan, pelaku ditangkap hari Senin (08/07/2019), sekira pukul 02.00 WIB, di rumah mertuanya yang ada di Kampung Bakung Ilir.

“ES yang berprofesi wiraswasta, merupakan warga Kampung Bakung Ilir, Kecamatan Gedung Meneng, Kabupaten Tulang Bawang,” ujar AKP Rohmadi, Selasa (09/07/2019).

Penangkapan terhadap pelaku, berdasarkan laporan dari korban Maryadi (32), berprofesi tani, warga Jalan Inpres, Kampung Bakung Ilir. Tertuang dalam Laporan Polisi Nomor : LP / 52 / V / 2019 / Polda Lpg / Res Tuba / Sek Dente Teladas, tanggal 20 Mei 2019. Kerugian uang tunai sebanyak Rp. 8 Juta, dua buah tabung gas elpiji 3 kg, mesin senso kayu dan satu unit tablet warna putih, yang semuanya di total senilai Rp. 12 Juta.

Aksi kejahatan yang dilakukan oleh pelaku, terjadi hari Selasa (16/04/2019), sekira pukul 19.30 WIB di dalam rumah korban. Yang mana waktu kejadian posisi rumah dalam keadaan kosong tidak berpenghuni karena korban sedang berada di rumah orang tuanya yang berada satu kampung dengan korban.

Korban baru mengetahui kalau rumahnya telah di bobol oleh pelaku sekira pukul 23.00 WIB, saat korban pulang ke rumah. Korban kaget ketika melihat pintu kamar tidur dan pintu dapur sudah dalam keadaan terbuka, lalu korban memeriksa barang-barang apa saja yang telah hilang. Ternyata uang tunai yang disimpan dibawah kasur sudah tidak ada lagi, berikut tabung gas, mesin senso dan tablet. Korban lalu melaporkan kejadian yang dialaminya ke Mapolsek Dente Teladas.

Berbekal laporan dari korban, petugas kami bersama Tekab 308 terus melakukan penyelidikan untuk mencari siapa pelakunya. Berkat keuletan dan kegigihan petugas di lapangan, akhirnya pelaku berhasil ditangkap berikut BB (barang bukti) berupa tablet merk advan warna putih.

Saat ini pelaku sudah ditahan di Mapolsek Dente Teladas dan akan dijerat dengan Pasal 363 ayat 1 ke 3 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan. Diancam dengan pidana penjara paling lama 7 tahun.(paidi)

Simpan Senpi Illegal Dan Narkotika, Warga Banjar Margo Ditangkap Tekab 308 Polres Tulang Bawang

By On Juli 06, 2019


Lampung,-Monitor24jam
Team Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polres Tulang Bawang berhasil menangkap BI (24), yang memiliki senpi (senjata api) illegal.

Kasat Reskrim AKP Zainul Fachry, SIK mewakili Kapolres Tulang Bawang AKBP Syaiful Wahyudi, SIK, MH mengatakan, pelaku ditangkap hari Minggu (07/07/2019), sekira pukul 00.30 WIB, saat sedang berada di rumahnya.

“BI yang berprofesi wiraswasta, merupakan warga Kampung Agung Dalem, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang,” tutur AKP Zainul.

Penangkapan terhadap pelaku, bermula saat personel Tekab 308 mendapatkan informasi bahwa di rumah pelaku sedang berlangsung pesta Narkotika.

Berbekal informasi tersebut, petugas kami langsung menuju ke TKP (tempat kejadian perkara) untuk melakukan penggerbekan dan penggeledahan. Di rumah tersebut, petugas kami berhasil menangkap pelaku, sedangkan dua rekan pelaku yang sedang ikut berpesta Narkotika berhasil melarikan diri.

Saat dilakukan penggeledahan, selain menemukan perangkat alat hisap sabu berikut pyrex serta tiga buah korek api dan tiga bungkus plastik yang masih terdapat sisa sabu, petugas kami juga berhasil menemukan senpi rakitan jenis revolver berikut dua butir aktif amunisi call 9 mm yang di kubur oleh pelaku di dalam dapur rumah. Yang mana senpi tersebut di simpan oleh pelaku di dalam plastik dan dibalut dengan baju kaos.

Saat ini pelaku masih dilakukan pemeriksaan secara intensif di Mapolres Tulang Bawang, untuk kepemiliksan senpi dan amunisi illegalanya pelaku akan dijerat dengan Pasal 1 ayat 1 Undang-Undang Darurat Republik Indonesia Nomor 12 tahun 1951 tentang larangan kepemilikan senpi dan amunisi secara illegal. Dihukum dengan hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup atau hukuman penjara sementara setinggi-tingginya 20 tahun.

Sedangkan untuk kepemilikan Narkotikanya, pelaku akan dijerat dengan Pasal 114 ayat 1 Sub Pasal 112 ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp. 1 Miliar dan paling banyak Rp. 10 Miliar.(paidi)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *