HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.

Monitor24jam

sponsor

sponsor

Find Us On Facebook

Iklan


Olahraga

Featured Video

Daerah

Politik & Hukum

Pendidikan & Budaya

Comments

Kriminal

Iklan


Nasional

Header Ads

Author

Pages

Popular Post

Amin Sembiring Kecewa Dengan Oknum Polisi Polsek Talun Kenas


Talun Kenas(Sumut),-Monitor24jam
Amin Sembiring satu pihak dari keluarga dari Jahtra Bukit,  alias Sejahtera Bukit,  atau yang sering di sapa Jamur yang diduga melakukan pemerasan kepada salah seorang warga dusun II,  Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara  yang bernama Arsul Sani kecewa dengan Oknum Polisi Tenun Kenas.

Kekecewaan terlihat jelas dari salah satu keluarga Jahtra saat keluar dari Polsek Talun Kenas  dikarenakan pihak Kepolisian Talun Kenas,  tetap melanjutkan dugaan kasus pemerasan ini , dan mengirimkan saudara nya Jahtra ke Lembaga Pemasyarakatan walaupun kedua belah pihak sudah berdamai sejak tanggal 23 September 2019 dan di saksikan oleh Suryani Br Perangin-angin, Gomblo, serta diketahui oleh BHABINKAMTIBMAS Desa Negara Beringin yang bernama Aiptu Firman Purba,  serta diketahui juga oleh Kepala Desa Negara Beringin yang bernama Timbul Tarigan, SE .

" Mereka sudah berdamai Bang,  dan sudah ada menandatangi kesepakatan perdamian di atas materai 6000, tapi Polsek Talun Kenas mengatakan sudah mengirimkan saudara saya Jahtra ke LP " Ungkap Amin Sembiring saat di konfirmasi awak media, 30 September 2019 sore tadi.

Ditambahkanya , bahwa ada 6 isi kesepakatan perdamian yang sudah di buat dan disetujui oleh kedua belah pihak serta sudah disaksikan oleh BHABINKAMTIBMAS Desa Negara Berangin , Kepala Desa,  serta saksi lainnya :

1. Bahwa pihak I sudah menyadari kesalahannya, yaitu meminta uang kepada pihak II dengan cara mengancamnya dan meludahi wajahnya.

2. Bahwa atas kejadian tersebut pihak I meminta maaf yang sebesar-besar nya kepada pihak II dan melakukan perdamian.

3. Bahwa pihak II sudah menerima permohonan maaf pihak I.

4. Bahwa pihak I berjanji tidak akan mengulangi pembuatan nya lagi.

5. Bahwa pihak II tidak keberatan  lagi atas perbuatan Pihak I dan akan mencabut laporan pengaduan nya setelah melakukan perdamaian ini.

6. Apabila Pihak I dan Pihak II tidak menepati poin 1 sampai 5 , maka ke dua belah pihak bersedia di tuntut sesuai hukum yang berlaku. " beber Amin Sembiring sambil menunjukan fhoto perjanjian tersebut.

Seperti yang telah dirangkum awak media, ada dua jenis delik sehubungan dengan pemrosesan perkara, yaitu delik aduan dan delik biasa. Dalam delik biasa perkara tersebut dapat diproses tanpa adanya persetujuan dari yang dirugikan(korban) jadi walaupun korban telah mencabut laporannya kepada pihak yang berwenang, penyidik tetap berkewajiban untuk memproses perkara tersebut.

Ketika dikonfirmasi awak media  tentang kejelasan permasalahan dan perdamian antara Jahtra dan Asrul Sani terkait delik nya,  Juper Talun Kenas , Nasution hanya menjawab kepada awak media,  "silahkan ke kantor saja pak,  kalau mau mengkonfirmasi terkait kasus ini"

Hingga berita ini diturunkan, awak media, belum bisa mendapatkan keterangan yang jelas dari pihak Kepolisian Polsek Talun Kenas terkait lanjut nya perdamaian ini,  sehingga Pelaku Jahtra dikirim ke Lembaga Pemasyarakatan yang membuat Amin Sembiring kecewa dengan Oknum Polisi Polsek Talun Kenas  ( Mulya)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *