HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.

Monitor24jam

sponsor

sponsor

Find Us On Facebook

Iklan


Olahraga

Featured Video

Daerah

Politik & Hukum

Pendidikan & Budaya

Comments

Kriminal

Iklan


Nasional

Header Ads

Author

Pages

Popular Post

Parkir Ilegal "Dihalalkan" Di Kota Tebingtinggi, Walikota Diminta Turun Tangan



Tebingtinggi  Monitor 24 jam

Terkait Aksi Praktik Parkir Ilegal Dikawasan Lapangan merdeka, sajatinya Areal Pasar malam di Kota Tebingtinggi, ternyata lepas dari pengamatan pihak aparat keamanan dalam hal ini Polres Tebingtinggi 

Parkir Ilegal yang dilakoni  sejumlah oknum yang disebut sebut dari kalangan OKP dinilai sekalangan masyarakat sangat memberatkan

Selain itu peraktik ini juga melanggar Perda nomor 1 tahun 2018, tentang Retribusi Pelayanan Parkir tepi jalan umum,dan aksi tersebut diduga kuat sebagai sebagai tindakan premanisme dan pungli

Pihak kepolisian Resort Tebingtinggi melalui kasubbag Humas,Iptu J Nainggolan Ketika dikonfirmasi awak media diruang kerjanya Senin (09/09/2019) menjelaskan terkait aksi praktek parkir ilegal tersebut mengaku sampai sejauh ini pihaknya belum mendapat laporan

"Jika ada dugaan punglinya tadi, kami siap melayani kalau memang ada masyarakat yang keberatan disana, contoh nya membuat laporan, maka dasar itu kami mengetahui kalau memang itu Ilegal. ". jelas Nainggolan. 

Seperti dikutip dari pemberitaan di media jejaring sebelumnya, kepala Dinas Perhubungan Kota Tebingtinggi Safrin Effendi Harahap mengatakan  " tidak ada campur tangan terkait parkir pasar malam" demikian ujarannya dikutip awak media.

Ironisnya, Kadis Perhubungan mengaku tidak bertanggung jawab dengan adanya praktek tersebut. Sementara di sisi lain pihaknyalah yang seharusnya memiliki tanggung jawab penuh soal perparkiran dan merupakan salah satu target perolehan PAD.

Ketidak pedulian dan kesan ketakutan yang teramat sangat di Pihak Perhubungan akan aksi parkir ilegal ini, sepertinya tidak beralasan, sikap ini berujung menjadi preseden buruk bagi instansi putih biru ini.

Nainggolan juga menjelaskan seharusnya  Pihak Dinas Perhubungan lebih berkompeten, dan menyarankan awak media untuk menelusuri ke Pemko apakah praktek Parkir dimaksud ada masuk ke Pendapatan Asli Daerah (PAD) atau tidak. 

Diakui Nainggolan,  pihaknya belum mau berkomentar lebih lanjut, dan masih menunggu pelaporan pihak yang merasa keberatan. 

Timbul pertanyaan, apakah kemacetan dan kesemrawutan lalu lintas di kawasan Sutomo tidak menjadi perhatian Walikota Tebingtinggi, Ir H Umar Zunaidi Hasibuan MM selaku pemegang kebijakan dan penguasa di kota ini.

Sejumlah pekerja media jejaring akan terus memantau dugaan permainan kotor yang dilakoni oknum tertentu dengan mengatas namakan  OKP. ( Tim JOC)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *