HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.

Monitor24jam

sponsor

sponsor

Find Us On Facebook

Iklan


Olahraga

Featured Video

Daerah

Politik & Hukum

Pendidikan & Budaya

Comments

Kriminal

Iklan


Nasional

Header Ads

Author

Pages

Popular Post

Ketentuan Mekanisme Partai Golkar Menurut Calon Ketua DPRD Sesuai Aturan


(Kristian Brahmana)Ketua DPD Partai Golkar Tebingtinggi, Basyarrudin Nasution, Sekertaris Mahyan Zuhri, Wakil Sekertaris, Saswa Ginting

      TEBINGTINGGI ,- Monitor24jam
Usulan Calon Ketua DPRD Kota Tebingtinggi dari Partai Golkar sudah tepat dan tidak melanggar ketentuan dan mekanisme yang diatur oleh Partai Golkar.

       Semua proses sudah ditempuh, melalui Rapat Pleno diperluas yang menghadirkan pengurus pleno, pimpinan Golkar kecamatan, Ormas, Sayap, dan dihadiri DPD P.Golkar Propinsi Sumatera Utara, Ahmad Doli Kurnia Tanjung.

        Hasil pleno tersebut dikonsultasikan kepada pimpinan organisasi satu tingkat diatas serta disesuaikan dengan ketentuan yang mengatur, yakni  untuk memenuhi Surat Edaran DPP Partai Golkar sesuai Rapimnas Partai Golkar Nomor 02/Rapimnas-V/Golkar/XI/2013.     
       Hal ini disampaikan Ketua DPD Partai Golkar Tebingtinggi Basyaruddin Nasution, SH dikediamannya, Sabtu, (24/8), menanggapi pernyataan salah seorang oknum Partai Golkar dimedia online, kemarin.

       Basyaruddin, Sabtu itu didampingi Sekretaris Golkar Tebingtinggi Mahyanzuhri dan sejumlah pengurus hariannya, menjelaskan, DPD Partai Golkar Tebingtinggi melalui surat bernomor B-43/GK-TT/VI/2019 tanggal 28 Juni 2019, mengusulkan 3 nama yakni Basyaruddin Nasution, Hendra Gunawan dan Martin machiaveli Hutahaean kepada DPD Partai Golkar Propinsi Sumatera Utara untuk diteruskan ke Ketua DPP Partai Golkar di Jakarta. “Soal siapa nanti yang diputuskan menjadi calon Ketua DPRD Kota Tebingtinggi periode 2019-2024, itu haknya DPP, bukan di kita“ jelas Basyaruddin.

       Jadi, tudingan yang menyebutkan, Partai Golkar Tebingtinggi mengusulkan satu nama atau calon tunggal itu tidak benar, tambahnya.

      “Soal, salah seorang caleg terpilih dan kebetulan sedang menjabat Ketua Fraksi Partai Golkar saat ini tidak diusulkan, itu persoalan lain dan kami punya pertimbangan, salah satunya yang bersangkutan tidak hadir saat Rapat Pleno itu digelar", sambung Sekretaris Partai Golkar Mahyanzuhri.

        Begitu juga soal pernyataan oknum Golkar di salah satu media online yang mengaku dirinya jurubicara Komunitas Pencinta Partai Golkar Tebingtinggi  ada mengatakan, DPP Partai Golkar melayangkan surat ke DPD Partai Golkar Tebingtinggi perihal penolakan atas usulan Ketua DPRD dan memerintahkan supaya menetapkan sekurang-kurangnya 3 (tiga) orang, itu sama sekali tidak benar.  “ Itu bohong (hoaks), kami tidak pernah menerima surat seperti itu,” tegas, Mahyanzuhri.” Selaku sekretaris, saya tahu soal surat masuk dan keluar,” tambah mahyan.

       Faktanya, lanjut Mahyan, kami (Golkar) tidak pernah mengusulkan satu nama untuk dicalonkan menjadi Ketua DPRD, “ Yang bersangkutan juga sudah menyadari kekeliruaannya dan meminta maaf kepada Golkar Tebingtinggi, “ tegas Mahyan, sembari menegaskan, Golkar Tebingtinggi tidak mengenal Komunitas Pecinta Partai Golkar“, kalo ada yang membuat seperti itu, ya sah-sah saja, tapi itu bukan struktur kami dan tidak dibawah kendali Golkar Tebingtinggi,” jelasnya.

      Pada bagian lain, Basyaruddin juga menilai Ahmad Doli Kurnia Tanjung  yang saat ini menjabat Plt.Ketua Partai Golkar Sumut adalah sosok yang tepat, Kepemimpinan Doli, yang low profile, tenang namun tegas dalam mengambil keputusan sangat diperlukan memimpin Partai Golkar dengan dinamika yang tengah terjadi  sekarang ini.

        Terbukti, Kebijakan yang ia lakukan berdasarkan aturan dan disiplin organisasi mampu memberesi pesoalan Golkar Sumut dari sebelum Pilpres, Pileg dan hingga sekarang ini. “ Bagi kami, (Golkar Tebingtinggi), bukan soal perolehan kursi yang dijadikan masalah, Namun bagaimana hasil pencapaian Golkar di Sumut dan 33 kab/kota dapat kita syukuri dengan melihat rentang waktu yang sedikit kita miliki".

     Diakhir kalimat Ketua DPRD mengatakan Golkar yang diprediksi banyak orang akan mengalami penurunan suara pada Pileg 2019, nyatanya, Golkar Sumut masih diurutan kedua, dan untuk Kab/Kota, Golkar punya 13 Ketua DPRD, dan 15 Wakil Ketua DPRD diseluruh Sumatera Utara, ucap Basyarrudin.(Ckb)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *