HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.

Monitor24jam

sponsor

sponsor

Find Us On Facebook

Iklan


Olahraga

Featured Video

Daerah

Politik & Hukum

Pendidikan & Budaya

Comments

Kriminal

Iklan


Nasional

Header Ads

Author

Pages

Popular Post

Selain Adakan Pelatihan, Kades Panglong Harapkan Pemerintah Dan PTPN III Kebun Gunung Para Bantu Renovasi Kantor Desa


Serdang Bedagai - Monitor24jam.com
Setelah sukses melaksanakan pelatihan jahit menjahit dan pelatihan handy craft pada beberapa waktu yang lalu, Aulis Sofian Kepala Desa (Kades) Panglong Kecamatan Dolok Merawan Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) Provinsi Sumatera Utara (Provsu) kembali mengadakan pelatihan cara membuat tas dan dompet. 

Pelatihan pembuatan tas dan dompet ini dilaksanakan di Kantor Desa Panglong berlangsung selama 20 hari sejak Tanggal 9 April baru - baru ini yang diikuti oleh Ibu - ibu PKK Desa Panglong sebanyak 20 orang. 

Dari amatan Awak Media ini, Senin (22/4/2019), tampak tas sandang dan dompet khusus penggunanya para perempuan ini, terbentuk dari berbagai ukuran besar dan kecil yang sudah selesai dikerjakan. 

Selain itu, para Ibu - ibu PKK juga terlihat begitu kompak dan terlihat begitu bersemangat untuk lebih memperdalam keterampilannya lagi dalam mengerjakan tas berukuran besar, seperti ransel dengan terlebih dahulu membuat pola. 

Kepada Awak Media ini, Kepala Desa Panglong Aulis Sofian mengatakan, timbulnya program kerajinan tangan dalam hal membuat tas dan dompet berawal dari keinginannya serta keinginan dari masyarakat Desa Panglong. 

Dalam hal ini, kata Aulis, masyarakat Desa Panglong memang berkeinginan membuat kreasi pada jenis tas dan dompet agar memiliki nilai jual kepada kalangan umum. 

"Daripada dibeli dari luar, apalagi saat ini banyak tas yang dijual secara online, 'kan kalau kita bisa buat sendiri, kenapa nggak kita saja yang mengerjakannya," sebut Aulis. 

"Jadi, dari itulah timbulnya semangat kami untuk melakukan pelatihan bagaimana cara pembuatan tas dan dompet. "Namun, sebelum hal tersebut dilakukan, terlebih dahulu keinginan ini dimasukkan dalam rapat Rancangan Kerja Perangkat Desa (RKPDesa) Tahun 2018, kemudian kami usulkan didalam Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDesa) Tahun 2019 yang akhirnya pelatihan pembuatan tas dan dompet dapat terlaksana," sebut Aulis. 

Aulis menambahkan, bahwa dana yang dipergunakan untuk pelatihan pembuatan tas dan dompet tersebut berasal dari Dana Desa (DD) dan dari hasil yang didapatkan setelah adanya penjualan tas dan dompet nantinya, maka akan menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). 

Beliau juga menyatakan, bahwa tugasnya sebagai seorang Kepala Desa sudah sepatutnya memperhatikan apa keinginan masyarakatnya, karena kegiatan seperti itu merupakan peluang usaha dan menjadi nilai tambah bagi keluarga. 

"Saat ini, kami belum melakukan penjualan, karena pelatihan belum selesai, nanti kalau pelatihan sudah selesai, barulah kami akan melakukan penjualan yang tentunya dengan harga bervariasi, sesuai produk yang ada dan dengan harga yang terjangkau," ujar Aulis. 

"Kami juga memiliki rencana kedepan, bahwa produk yang kami hasilkan nantinya, akan dipasarkan ke luar daerah, karena kami yakin, sepertinya ada peluang yang menjanjikan dalam penjualan tas dan dompet," sebut Aulis. 

Dalam kesempatan juga, Aulis berharap, agar Pemerintah maupun PTPN 3 Kebun Gunung Para mau memberikan lahan untuk pembangunan Kantor Desa Panglong, atau setidaknya dapat membantu melakukan renovasi atau perbaikan Kantor Desa Panglong agar bisa ditempati dengan layak. (AH) 


Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *