HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.

Monitor24jam

sponsor

sponsor

Find Us On Facebook

Iklan


Olahraga

Featured Video

Daerah

Politik & Hukum

Pendidikan & Budaya

Comments

Kriminal

Iklan


Nasional

Header Ads

Author

Pages

Popular Post

Desakan Penutupan Ternak Babi Tak Berujung Warga Minta Bupati Dan Wabub Turun Dari Jabatan

Puluhan Warga-Pantai Cermin Saat Protes Minta Pemkab
Menutup Ternak Babi Dan Perusahaan Timah Di Bumi
Tanah Bertuah Negeri Beradad
Sergai-Monitor24jam.com

Badai ketidakpercayaan menerpa kepimpinan Bupati Kabupaten Serdang Bedagai' Soekirman dan Wabub Dharma Wijaya.

Puluhan warga meminta agar kedua pemimpin "Tanah Bertuah Negeri Beradad" itu agar turun dari jabatan.

Tuntutan itu terjadi pada saat Puluhan warga Desa Ujung Rambung Kec.Pantai Cermin Kabupaten Serdang Bedagai mengruduk Kantor Bupati di Kec Sei Rampah di Jalinsum Sergai-Medan Rabu(24/10) pagi.

Gelombang protes ke kantor sentral pemerintahan itu terkait desakan penutupan ternak babi di seputar kawasan pemukiman warga disana.

Aksi ketiga itu juga mendesak Pemkab Sergai agar menutup kegiatan sebuah Pabrik Timah dilokasi pemukiman yang dituding melanggar Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) ditambah item tuntutan asap pabrik yang dituding sebagai penyebab sesak nafas hingga aroma bau busuk pabrik.

Dengan mengendarai dua unit mobil jenis pickup,puluhan massa tiba sekira pukul 10.00 Wib termasuk 1 unit kenderaan yang digunakan khusus mengangkut alat pengeras suara.

Sembari membawa berbagai alat peraga bertuliskan "Udara bersih , air bersih Yess!! Bau limbah Babi, No ! 
"Bebaskan Kami dari ternak babi dan pabrik peleburan timah, Relokasi babi dari ujung rambung,"Tegakan perda Pelarangan Ternak Babi."Warga ujung rambung mengharamkan babi."Gelombang protes mulai terjadi hingga ke pintu Gerbang Kantor Bupati.

Dibawah pengawalan petugas keamananan dari Kepolisian Polres Serdang Bedagai,Satpol PP Pemkab Sergai, aksi berjalan terkendali.

Koordinator Aksi Syukur meminta agar Pemkab bertindak melakukan penutupan atas tuntutan dimaksud.

Tuntutan senada juga dilontarkan Orator Aksi bernama Junaidi. Tidak hanya itu,Junaidi juga manuding,bahwa pejabat terkait terkesan tutup mata.

Pasalnya,aksi protes yang dilakukan,menurut Junaidi merupakan aksi ketiga kali yang mereka lakukan di depan Kantor Bupati di Kabupaten itu.Namun tidak menoreh hasil apapun.

Aksi yang berlangsung selama 7 jam itu juga menitik beratkan permintaan,agar pejabat di Kabupaten itu memenuhi permintaan warga untuk langsung bertatap muka .

Namun permintaan itu tak terkabul. Permintaan keterwakilan 4 orang warga sebagai utusan untuk bersiskusi dengan Wakil Bupati ditolak.Junaidi juga mengeluarkan cacian kepada petinggi Pemkab yang tak layak disuarakan.Aksi Orator itu sempat membuat petugas keamanan Kepolisian dan Satpol PP terperangah

Permintaan warga untuk bertemu dengan salah satu petinggi di Kabupaten itu tak membuahkan hasil hingga jelang tengah hari.

Selanjutnya aksi kembali digelar lewat tengah hari dengan harapan,Bupati dan Wabub dapat mengapresiasi keinginan warga untuk saling bertatap muka.

Namun aksi protes yang dilakoni selama hampir 7 jam yang beraksi dari pukul 10.00 WIB hingga pukul 16.30 WIB menemui jalan buntu,harapan bertemu dengan petinggi Kabupaten itu pupus .

Tak satupun alat negara para Aparatur Sipil Negara(ASN) di Kabupaten itu menemui puluhan warga yang terlihat putus asa.

Melihat kondisi tidak berpihak kepada mereka,puluhan warga terpaksa berbalik arah sembari melakukan persiapan penertiban alat peraga termasuk dua unit mobil jenis pickup.

Namun tengah dalam persiapan,Orator aksi Junaidi belum selesai berorator. Memakai pengeras suara,Junaidi meminta agar Soekirman dan Dharma Wijaya agar turun dari Jabatan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Serdang Bedagai.

" Bupati Sergai dan Wakil Bupati Sergai Turun , Turun dari jabatan."teriak Junaidi lantang.(w-ban)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *