HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.

Monitor24jam

sponsor

sponsor

Find Us On Facebook

Iklan


Olahraga

Featured Video

Daerah

Politik & Hukum

Pendidikan & Budaya

Comments

Kriminal

Iklan


Nasional

Header Ads

Author

Pages

Popular Post

Persoalan Bangunan Terbengkalai, Menuai Tudingan Masyarakat.




Monitor24jam,-Tebingtinggi
Banyak nya  bangunan terlantar di Kota Tebing Tinggi menjadi perbincangan hangat di sekalangan masyarakat,  Sementara khabarnya  Pemko kota Tebing tinggi berencana sebagai kota barang dan jasa, membutuhkan percepatan pencapaian target sesuai  yang  termaktub dalam Rencana  Pembangunan Jangka Menengah Daerah ( RPJMD ) , ternyata hal ini berbanding terbalik dari apa yang diharapkan.
Beberapa Pembangunan  fasilitas  public  untuk percepatan kemajuan kota Tebing tinggi dalam mendukung  kinerjanya telah  menghabiskan ratusan milyaran rupiah yang bersumber dari dana kas Negara. Namun ternyata banyak bangunan yang terbangkalai.
Dari pantau awak media terlihat jelas fisik bangunan yang masih terbangkalai berupa gedung  yang telah “ terabaikan “ lebih kurang empat  tahun sudah berjalan . Bagaikan “ bangunan sarang Dracula “ beberapa gedung telah menyedot anggaran yang terbilang laur biasa jumlahnya.
Hal ini menuai kritik dari masyarakat kota Tebing tinggi dan  menyayangkan kinerja DPRD sebagai controlling ( pengawasan )  dan juga pengawasannya bagi  kinerja pejabat  daerah dan dengan buruknya system perencanaan  pembangunan fasilitas  public . Para wakil rakyat ini sepertinya adem-adem ayem.
 Saat awak media menemui salah seorang Tokoh Pemuda Kota Tebingtinggi, Selamat Riadi Kasidi memberi  contoh pembangunan jalan dan jembatan  yang  telah memakan dana lebih kurang puluhsn  milyar rupiah.
Pada kenyataannya,  dari awal perencanaan pemko setempat apakah sudah menurunkan tim penilai pembebasan lahan ( tim apprisial) yang bertugas untuk menilai besaran  ganti rugi dan merekomendasikan ke pihak konsultan perencanaan.
  Penambahan  anggaran untuk proyek yang sama  tidak boleh dianggarkan kembali  di tahun berikutnya  sebelum ada pertannggungjawaban dari rencana awal . Untuk itu masyarakat harus mempertanyakan  kepada   DPRD kota Tebingtinggi mengenai hal dimaksud “  tegas Riadi Kasidi. 
Dijelaskannya juga,  setiap rencana pembangunan harus merujuk dan mengacu  kepada UURI Nomor 17 tahun 2003 tentang Keuangan Negara, dalam hal rencana  penganggaran untuk sebuah proyek pembangunan  fysik dan non fysik.
Indikasi keculasan sekalangan oknum yang diduga kuat bermain dalam praktik tindak pidana korupsi ini sepertinya lepas dari pengamatan aparatur penegak hokum dan instansi terkait, bahkan sekalangan warga mulai menduga-duga  apakah setiap praktik culas ini medapat restu oknum-oknum tertentu yang terkesan kebal hukum  

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *